NEWS
JRBL INDONESIA | 24-Sep-2012

jrblindonesia.com - 24/09/2012
Skill Merata, Siap Tampil Maksimal

TAK mau kalah dengan tim basket putra, seluruh peserta tim basket putri menyatakan siap bertempur untuk merebut juara Junio JRBL 2012 Surabaya Series. Termasuk tiga tim basket putri ini yang perlu diwaspadai keunggulannya.

Mereka adalah SMP Vita Surabaya (Vita); SMPN 2 Waru, Sidoarjo, (Spendaroe); serta SMP Ciputra Surabaya (Ciputra). Tiga tim yang tergolong berhasil mencapai jajaran tertinggi di DBL Junior tahun lalu itu telah mengencangkan persiapan latihan demi tampil maksimal di babak utama.

Tim putri Vita tahun lalu terhenti di babak big eight saat melawan SMP Petra 4 Sidoarjo melalui babak overtime dengan skor 22-27. Kini, mereka memiliki target untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Tim yang diarsiteki Sandy Sugiono tersebut berbekal skill serta teamwork yang lebih kuat jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Dulu di tim kami hanya sedikit yang bisa bermain bagus. Kini keadaannya lebih merata. Skill lebih seimbang, baik di pemain inti maupun cadangan. Hanya mental yang kami khawatirkan. Masih naik turun," ungkap Sandy Sugiono, pelatih SMP Vita Surabaya.

Kondisi tim putri Spendaroe tak jauh berbeda dengan tim putri Vita. Spendaroe yang selalu mempertahankan konsistensi prestasi sejak 2010 fokus berlatih akurasi shooting serta ketahanan fisik demi babak utama. Pada ketahanan fisik, Andita Pramudita, coach Spendaroe, membuat latihan fisik menjadi menarik. Yaitu, melakukan sparing lari dengan tim lain.

Dalam grup, tim putri Spendaroe mewaspadai tim Dapuda, sebutan SMPN 22 Surabaya. Di babak penyisihan awal, Dapuda mampu mengalahkan lawannya dengan skor yang besar. "Mereka punya playmaker yang memiliki speed tinggi, shooter dengan akurasi yang hebat, serta finishing yang bagus. Padahal, saat sparing, kemampuan mereka tidak sehebat ini," lanjut Andita.

Sementara itu, porsi utama latihan tim putri Ciputra difokuskan pada strategi permainan. Tim tersebut telah siap dan rutin berlatih selama tujuh bulan lalu, tepat sejak Februari. Kini, mereka tinggal memantapkan pola serangan dan pertahanan.

Soewondo menyatakan, tim putrinya tahun ini memang lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Skill yang dimiliki anak-anak didiknya lebih komplet dan merata, baik di pemain inti maupun cadangan. "Saya optimistis dengan permainan anak-anak. Mereka punya skill yang bagus. Kemenangan hanya bergantung pada mental saat bertanding," katanya. (dta/c6/sye)

Story Provided by Jawa Pos

 

jrblndonesia.com
Copyright 2012 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.